2.3 Pengaturan Pencahayaan Ayam Petelur Fase Layer. Pada ayam petelur periode layer (umur >18-90 minggu) atau produksi, tambah cahaya selama 2 jam pagi hari dari jam 4 – 6, lampu tambahan di nyalakan,sedang pada sore hari beri tambahan cahaya lampu dari jam 6 – 8 malam.Cahaya diberikan maksimal 16 jam dengan intensitas 5-15 lux. Pada hasil percobaan penetasan telur ini panas yang diketahui, yaitu konduksi, konveksi, dan radiasi, Namun untuk proses penetasan telur mengatur suhu antara 38-390C dan memperoleh perpindahan panas yang terjadi hanya proses konduksi keberhasilan penetasan yang cukup tinggi yaitu dan konveksi saja.dalam proses penetasan telur ayam sebesar 89.1%. Abstrak—Proses penetasan terbagi dua yaitu proses penetasan alami (menggunakan indukan), dan proses penetasan buatan (menggunakan mesin tetas). Jika hanya mengandalkan penetasan alami persentase keberhasilan telur yang menetas hanya sekitar 50% - 60%. Kegagalan ini dapat disebabkan karena kondisi lingkungan yang tidak stabil dan dapat Proses penetasan telur pada unggas memerlukan waktu yang berbeda – beda, untuk unggas jenis ayam membutuhkan waktu 21 hari, bebek 28 hari, puyuh 12 – 13 hari (telur tua atau sudah berembrio dan 18 – 20 hari (telur muda), walet 18 – 20 hari, angsa 30 hari dan merpati 18 – 20 hari. Syarat – syarat Penting dalam Penetasan Telur Ayam Penyebab Telur Ayam Gagal Menetas Yang Jarang Diketahui. Dari tanggal 1 s/d 18, suhu di ruang penetasan harus antara 37° – 38° C, sedangkan pada hari ke-19 hingga penetasan suhu diturunkan dengan selisih sekitar 0,55° -1,11° C. Suhu normal Suhu penetasan telur ayam berkisar antara 37°-38°C. mviOCUD.

penetasan telur ayam dengan lampu