Perilaku politik biasanya muncul pada saat ada ketidakpastian, sumber daya yang langka, unit-unit (individual dan kelompok) memiliki kepentingan yang terkonflik dan saat anggota- anggota organisasi memiliki kekuasaan (power) yang hampir sama. b. Perilaku politik yang muncul dalam bidang sumber daya manusia, seperti pada saat penilaian kinerja
Keberadaan kekuasaan dan politik dalam organisasi dapat memiliki dampak negatif, seperti terjadinya pertentangan dan persaingan yang tidak sehat antara individu atau kelompok. Hal ini dapat mengarah pada ketidakstabilan dalam organisasi, penurunan motivasi kerja, dan hilangnya kepercayaan antara anggota organisasi.
Kepemimpinan dan Kekuasaan Politik Dalam Perilaku Organisasi Pengertian kepemimpinan menurut George R. Terry (1972:458) adalah aktivitas mempengaruhi orang-orang supaya diarahkan mencapai tujuan organisasi.
organisasi pengaruh biasanya bisa dalam bentuk sikap, persepsi, perilaku atau suatu kombinasi dari hasil-hasil tersebut (Yukl,1998:165). Kekuasaan dan politik dalam organisasi merupakan perilaku
Tulisan ini akan membahas masalah kekuasaan dan politik di dalam organisasi, bukan kekuasaan dan politik pada struktur kenegaraan yang biasa kita sebut "politik" sehari- hari. Mungkin saja akan banyak konsep yang serupa karena pinjam-meminjam konsep antarbidang ilmu adalah umum.
m9om1hI.
kekuasaan dan politik dalam perilaku organisasi